Enam Gol Mengapa Allah Bapa Mengutus Yesus Datang ke Bumi


Enam gol mengapa Allah Bapa mengutus Yesus datang ke bumi adalah:

  1. To reintroduce the kingdom of God on earth through mankind. Untuk memperkenalkan kembali Kerajaan Allah di bumi lewat umat manusia.
  2. To restore the righteousness and holiness of mankind back to earth. Untuk mengembalikan kebenaran dan kekudusan dari umat manusia kembali ke bumi. Karena dosa, manusia telah kehilangan kebenaran dan kekudusannya di hadapan Tuhan.
  3. To restore the Holy Spirit back to man. Untuk menempatkan kembali Roh Kudus dalam diri manusia.
  4. To retrain mankind to think like God. Untuk melatih kembali manusia untuk berpikir serupa Allah.
  5. To restore God’s kingdom rulership on earth. Untuk mengembalikan kepemerintahan Kerajaan Allah di bumi lewat manusia. Allah ingin memerintah bumi, namun Dia sendiri tidak tertarik untuk kembali ke bumi, Dia mengatur agar kepemerintahanNya di bumi itu dieksekusi oleh manusia.
  6. To return the kingdom of heaven to God’s earthly kings. Untuk mengembalikan Kerajaan Sorga kepada raja-raja-Nya  di bumi.

Dari keenam poin ini, kita bisa melihat bahwa ternyata yang ada di dalam pikiran Allah adalah semata-mata mengenai hal Kerajaan, bukan agama, dan apa saja yang sorga kerjakan di bumi, itu semua terkait dengan kita. Yesus datang ke bumi tidak untuk membawa agama, melainkan untuk membawa Kerajaan. Satu-satunya pesan yang dibawa dan diberitakanNya adalah: Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat! Bertobatlah (repent), artinya ubahlah pola pikirmu, sebab Kerajaan Allah sudah datang! Repent, reintroduce, restore, restore, retrain, restore, return; dalam setiap kata ini digunakan awalan kata ‘re’ yang artinya kembali ke kondisi orisinil. Jadi tujuan Yesus datang ke bumi semuanya meliputi kembalinya umat manusia kepada kondisi orisinilnya, yaitu kondisi pada saat manusia ditempatkan di Taman Eden dimana manusialah yang memerintah atas planet bumi.

Yesus datang untuk membawa solusi bagi planet bumi yang saat ini sedang diperintah oleh sistem dunia/ kosmos yang membuat kondisi dunia kacau-balau. Dia datang untuk memperkenalkan kembali Kerajaan Allah, suatu sistem kepemerintahan yang di dalamnya tidak terdapat kekacauan, sakit-penyakit, kemiskinan dan sebagainya tetapi kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita. Yesus datang untuk merestorasi kebenaran dan kekudusan pada umat manusia. Yesus menangani dosa dengan cara Dia mati dan mencurahkan darah-Nya; darah-Nya membayar harga untuk penebusan dosa kita. Pada saat kita bertobat dan mengakui dosa, kita disucikan. Kita diberikan hati yang baru dan roh yang baru di dalam batin kita, dan posisi kita dikembalikan menjadi posisi yang benar di hadapan Allah. Yehezkiel 36:26-27, Yeremia 31, Ibrani 8, Ibrani 10.

Yesus datang untuk menempatkan kembali Roh Kudus dalam diri manusia. Pada mulanya manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah untuk mereka berkuasa atas bumi dan segala isinya (Kej. 1:26). Ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. (Kej. 2:7). Tuhan tempatkan diri-Nya ke dalam diri manusia, Dia tempatkan Roh-Nya yang menjadikan manusia sebagai makhluk yang hidup (living being) dan tidak sekedar makhluk; sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada (Kis. 17:28). Namun kemudian manusia jatuh dalam dosa, dan satu tindakan pelanggaran itu saja cukup untuk Roh Kudus meninggalkan manusia, karena Allah yang kudus tidak bisa berdiam dalam bejana yang sudah melakukan dosa.

Oleh karena itu karya terbesar yang Yesus lakukan pada waktu Dia berada di planet bumi ini bukanlah kayu salib ataupun kebangkitanNya, melainkan apa yang terjadi setelah kebangkitan itu (Yoh. 20:21-22). Yesus muncul di hadapan para murid, kata-Nya kepada mereka: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Lalu Dia melakukan tindakan yang sama seperti yang TUHAN Allah lakukan di Kejadian 2:7: Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus”; Yesus menempatkan kembali Roh Kudus ke dalam diri manusia. Dan Roh Kudus, Dialah kunci akses kita kepada Kerajaan Allah, penggenapan daripada Kerajaan Allah, kontak kita kepada Kerajaan Allah. Roh Kuduslah jawaban untuk segala sesuatu yang kita butuhkan, dan Bapa yang di sorga, yang jauh lebih baik daripada bapa di dunia yang meskipun jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anaknya, akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya (Lukas 11:13).

Yesus datang untuk melatih kembali manusia agar berpikir serupa Allah. Enam ribu tahun kita diperbudak oleh kegelapan, namun kemudian Roh Kudus datang dan membawa terang dalam hidup kita. Yesus melepaskan, menghantarkan kita dari kerajaan kegelapan ke kerajaan terang, tetapi Roh Kudus memerdekakan kita dari mentalitas berpikir kita yang lama yang berdosa, sebab Tuhan adalah Roh, dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan (Obaja 1:17, 21, 2 Kor. 3:17-18). Kita bisa sudah lahir baru, dan sebagai orang yang sudah lahir baru kita berada dalam garis keturunan Kerajaan, kita adalah pewaris takhta, tetapi kalau kita tidak memperbaharui pikiran kita, kita sedikit pun tidak berbeda dari seorang budak (Gal. 4:1-2). Disinilah peran Roh Kudus dalam  hidup kita untuk memerdekakan kita dari belenggu perbudakan. Roh Kudus akan menolong kita untuk melatih, mengkondisikan ulang cara kita berpikir, untuk kita menanggalkan pola pikir budak kita dan kembali kepada kondisi orisinil kita, kepada pola Adam berpikir sebelum dia jatuh dalam dosa. Sebab Roh Kudus, Dialah Roh Kebenaran, Roh yang memberikan kebenaran dan tidak pernah dusta, yang akan memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran (Yoh. 16:13). Dialah Penghibur: Penasehat, Penolong, Pengantara/ Pendoa Syafaat, Pembela, Pribadi yang menguatkan, Pribadi yang berdiri di samping kita yang akan mengajarkan segala sesuatu kepada kita, mendidik, menginstruksikan, mengingatkan kita (Yoh. 14:26);  apapun informasi yang ada pada Roh Kudus yang membuat Dia powerful dan yang membuat Yesus berhasil, itu akan diberikanNya kepada kita sehingga tidak ada di antara kita yang gagal.

Undanglah Roh Kudus dalam  hidup Anda, kehadiranNya hari demi hari dalam hidup kita adalah selagi kita mengundang Dia. Dan sementara Dia berdiam dalam diri kita, dan kita bercermin kepada firman Allah serta melakukan pembaruan sesuai dengannya, kita akan diubahkan semakin hari semakin serupa dengan Allah, dan dengan demikian kembali kepada kondisi orisinil kita sebagaimana Tuhan kehendaki kita pada mulanya.

Sumber: Pastor Indri Gautama

https://www.facebook.com/notes/indri-gautama/enam-gol-mengapa-allah-bapa-mengutus-yesus-datang-ke-bumi/10155262390685035

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s