Kapankah cukup itu cukup?


Berapa BANYAK dan BESAR sebuah kepemilikan baru disebut cukup?

Jawabannya menjadi pertanyaan:
Berapa BANYAK baru disebut banyak?
Berapa BESAR baru disebut besar?
Jawabannya tdk ada.

Kalau Anda mengukur dgn timbangan KESERAKAHAN, maka Seberapa BANYAK pun blm banyak. Seberapa BESAR pun blm besar. Seberapa TINGGI pun blm tinggi. Seberapa kaya pun blm kaya. Seberapa berkuasa pun blm berkuasa!
Jika Anda bertanya pada org terkaya di dunia “sudah cukupkah harta benda Anda?’ Jawabannya “Belum”

Keserakahan adalah lubang yg tak berdasar. Ditimbun dgn segenap isi bumi pun tak pernah bisa penuh! Seribu alam semesta dimasukkan ke dalamnya pun tak mampu memenuhinya! Bagi keserakahan, tak ada kata cukup dan puas.

Kapankah cukup itu cukup?
Kalau Anda mau bersyukur, sekarang juga sudah cukup! Amin.

Cukup tidak ditentukan dari seberapa banyak dan besar yang Anda miliki melainkan seberapa besar rasa syukur Anda!

Rasa syukur membuat setiap hari Anda menjadi bahagia krn setiap hari adalah hari yg berkecukupan!

Walaupun hidup Anda pas pasan bahkan kekurangan namun ajaib sekali rasa syukur membuat hati Anda puas dan bahagia!

Keserakahan adalah kemiskinan, Rasa syukur itulah kekayaan sejati!

Dimanakah CUKUP itu?
Cukup ada dalam rasa SYUKUR —

Advertisements

Renungan: Penjelasan yang bijak membuat anak kecil belajar sesuatu yang baik!


Kisah nyata di AS. Ada seorang wanita kulit putih yg hendak me lakukan perjalanan dg seorang putranya yg berusia 6 tahun. Mereka menaiki taksi yg dikemudikan oleh seorang pria kulit hitam.

Karena si anak tak pernah melihat orang kulit hitam sebelumnya, maka hatinya sangat ketakutan & bertanya pd ibunya:

“Ibu, apakah orang ini bukan penjahat? Mengapa kulitnya begitu hitam?”

Sopir tadi sangat sedih mendengarnya…

Saat itu pula, sang ibu berkata pd anaknya: “Paman sopir ini bukan orang jahat, dia adalah orang yg sangat baik.”

Anak terdiam sejenak, lalu bertanya lagi:

“Jika dia bukan orang jahat, lalu apakah dia pernah melakukan sesuatu yg buruk, sehingga kulitnya begitu hitam?”

Mendengar perkataan anak ini, mata pria kulit hitam itu berkaca2, tapi dia ingin tahu bagaimana wanita kulit putih itu menjawab pertanyaan tsb.

Ibu ini menjawab:

“Dia adalah pria yg sangat baik, juga tak pernah berbuat jahat. Bukankah bunga2 di kebun rumah kita ada yg berwarna merah, putih, kuning & warna lainnya?”

“Benar bu!”

“Bukankah biji benih dari semua bunga tsb berwarna hitam?”

Anak ini berpikir sejenak, “Benar bu! Semuanya berwarna hitam.”

“Benih hitam itu yg memekarkan bunga2 berwarna-warni yg indah, sehingga dunia menjadi penuh warna-warni juga, bukankah begitu anakku?”

“Benar bu!”

Anak ini seakan tiba2 tersadarkan & berkata:

“Kalau begitu pasti paman sopir ini bukan orang jahat! Terima kasih paman sopir! Anda telah membuat dunia menjadi penuh warna-warni, saya akan berdoa untukmu.”

Anak polos ini lalu mulai komat-kamit berdoa, sopir kulit hitam ini tak bisa menahan diri lagi utk tidak mengalirkan air mata.

Penjelasan yang bijak, membuat pengertian yang mendalam.
Sudah bijaksana kah kita memberikan penjelasan2 terhadap orang2 yang ada di sekitar.
Sehingga menenangkan dan mendamaikan suasana, tak ada lagi saling curiga mencurigai.

“Kisah Anjing Kecil dan 1000 Cermin”


Ada seekor anjing kecil yg selalu bermuka muram sedang ber jalan-2 sambil merengut, tiba-2 ia tertarik untuk masuk ke sebuah rumah yg pintunya terbuka, ia tidak tahu bhw dalam rumah itu terpasang 1000 cermin. Begitu anjing tersebut masuk ke dalam rumah, betapa kagetnya ia! Ternyata ada 1000 anjing dgn ekspresi terkejut memandang ke arahnya! Karena merasa terancam, ia pun menyalak ke arah 1000 anjing tsb, rupanya salakan tsb dibalas dgn salakan juga oleh 1000 anjing yg tidak lain adlh pantulan dirinya sendiri di 1000 cermin. Karena takut, anjing kecil pun keluar dari rumah itu. Hati kecilnya berkata, “Rumah ini sungguh mengerikan!”

Tidak berapa lama, seekor anjing yg berhati riang sedang jalan-2 di sekitar tempat itu juga, ia melihat rumah 1000 cermin yg pintunya terbuka, sambil tersenyum kecil ia pun mengendap masuk. Betapa senangnya ia, begitu masuk, ia melihat ada 1000 anjing sedang tersenyum kecil menatap dirinya! Ia pun meng ibas-2 kan ekor dan melompat dgn riang. Rupanya, 1000 anjing di hadapannya ikut-2an mengibas ekor dan melompat. Dalam hatinya berkata, “Wah, menyenangkan sekali di sini.”

Sebenarnya kehidupan ini adlh rumah 1000 cermin tsb. Hidup hanya merefleksikan apa yg ada pada diri sendiri. Ketika berpikir bahwa kehidupan itu sulit, susah, mereka bersekongkol, orang jahat banyak, mereka akan menghancurkan kita…. maka realita seperti itulah yang akan ditemukan.

Berhentilah murung, cemberut, sering komplain, mengeluh dan “menyalaki” atas hal-2 di sekitar..
Sebaliknya, Berusahalah memperbaiki mental dan sikap, berpikir positif, bersyukur dan sll menebar kebaikan… dan rasakanlah sensasi rumah 1000 cermin yg luar biasa dahsyatnya ketika memberi senyum padanya, 1000 senyuman akan berbalik untuk kita…

Inspirasi dari Kisah Arthur Ashe


Terlalu bagus untuk tidak dibagikan:

Arthur Ashe, pemain Wimbledon legendaris sekarat karena AIDS yg berasal dari darah yg terinfeksi virus ketika operasi jantung pada 1983.

Dia menerima surat dari para penggemarnya, salah satu dari mereka ada yg menyampaikan:
“Mengapa Tuhan memilih Anda untuk mendapatkan penyakit yg buruk seperti ini??”

Terhadapnya, Arthur Ashe menjawab:
Lima puluh juta anak mulai bermain tenis,
Lima juta dari mereka belajar bagaimana bermain tenis,
Lima ratus ribu belajar tenis secara profesional,
Lima puluh ribu bertanding dalam turnamen,
Lima ribu mencapai Grand Slam,
Lima puluh mencapai Wimbledon,
Empat mencapai semifinal,
Dua mencapai final dan ketika saya menggenggam pialanya, saya tak pernah bertanya pada Tuhan, “Kenapa (harus) saya?”

Jadi ketika sekarang saya sakit, bagaimana bisa saya menanyakan kepada Tuhan, “Kenapa (harus) saya?”

Kebahagiaan membuatmu tetap manis.
Cobaan membuatmu kuat. Kesedihan membuatmu tetap menjadi manusia.
Kegagalan membuatmu tetap rendah hati.
Kesuksesan membuatmu tetap berpijar.
Namun, hanya iman yg membuatmu tetap melangkah.

Layak dibagikan:

Kadang engkau merasa tidak puas terhadap kehidupanmu sementara banyak orang di dunia ini memimpikan bisa hidup sepertimu.

Anak kecil di ladamg memandang pesawat terbang di atasnya, dan memimpikan bisa terbang, tetapi sang pilot di pesawat itu memandang ladang di bawahnya dan memimpikan bisa pulang ke rumah.

Begitulah hidup.
Nikmatilah hidupmu.

Jika kekayaan adalah rahasia kebahagiaan, tentu orang-orang kaya akan menari-nari di jalanan.
Tapi? Hanya anak2 miskinlah yg melakukannya.

Jika kekuatan memang menjamin keamanan, tentu orang-orang penting akan berjalan tanpa pengawalan.
Tapi? Hanya mereka yg hidup sederhana yg bisa tidur nyenyak.

Jika kecantikan dan kepopuleran memang membawa kita pada hubungan yang ideal, tentu para selebriti pasti punya perkawinan yg terbaik.

Hiduplah sederhana
Berjalanlah dengan rendah hati.
Dan mencintailah dengan tulus

“PERMENNYA MASIH TERASA MANIS DI LIDAH”


Seorang lelaki tua terbaring lemah di sebuah rumah sakit.
Seorang pemuda datang membesuknya setiap hari & ia menghabiskan waktu ber-jam2 bersama lelaki tua itu. Menyuapinya, membersihkan badannya & membimbingnya ber-jalan2 di taman, lalu membantunya kembali berbaring & baru pergi setelah merasa tenang bhw orang tua itu sdh bisa ditinggal.

Suatu ketika perawat yg datang memberi obat & memeriksa kondisi orang tua itu berkata, “TUHAN telah memberkahi Bapak dg anak yg berbakti. Setiap hari ia datang untk mengurus Bapak”.

Tanpa berkata lelaki tua itu memandang perawat itu sejenak, lalu memejamkan kedua matanya. Kemudian berkata dg nada sedih, “Saya ber-angan2 andai ia adalah salah seorang anakku !
Dia adalah anak yatim di lingkungan tempat tinggal kami. Suatu ketika saya melihatnya menangis setelah kematian ayahnya. Maka sayapun membujuknya & membelikan permen untuknya. Setelah itu saya tidak pernah lagi berbincang dngnya.

Ketika ia tahu bahwa saya & istri sudah tinggal berdua saja, ia pun berkunjung setiap hari untk memastikan kami baik2 saja. Ketika kondisi fisik saya mulai menurun, ia mengajak saya & istri saya tinggal di rumahnya & membawa saya ke rmh sakit utk berobat. Saya pun bertanya, “Nak, mengapa engkau menyusahkan diri mengurus kami ?”

Sambil tersenyum ia menjawab, “Manis permennya masih terasa di mulut saya”.

TUHAN telah tetapkan Hukum Tabur Tuai !
Setiap dr kita akan memetik hasil dr apa yg pernah kita tanam. Krn itu taburlah kebaikan, walaupun cuma memberi senyuman.

Semangatlah menabur…..

Salam Bahagia Penuh Kasih

” PENJARA PIKIRAN “


Orang Tiongkok di percaya pertama kali menggunakan sikat gigi pada tahun 1400-an.

Saat itu sikat gigi di buat dari duri landak yg ditancapkan di tongkat bambu atau tulang seukuran pensil.

Penemu sikat gigi modern adalah orang Inggris bernama William Addis.

Dia memakai tulang yg dilobangi kecil²

kemudian mengisinya dgn bulu binatang dan mengelemnya menjadi satu.

William pun menjadi jutawan setelah idenya dikembangkan menjadi sikat gigi berbulu nilon

dan diproduksi oleh perusahaan Amerika bernama ‘Du Pont’ pada tahun 1938.

Tahukah anda bahwa saat William Addis menemukan konsep sikat gigi, ia sedang mendekam di penjara?

Tubuhnya di penjara tapi pikirannya.. Tidak ikut terpenjara.

Sementara banyak orang yg tdk di penjara, tetapi seringkali MEMPENJARAKAN Pikirannya sendiri.

Penjara itu berupa kata2 :
“Tidak mungkin”,

“Tidak bisa”,

“Tidak mau”,

“Tidak berani”,

dan Selalu berpikir “Tidak²”
yg lainnya kerap menjadi penghalang kita utk berkembang

Dan justru mengeluh, menyalahkan orang lain…

>MENYERAH sebelum… mencoba
>MENYERAH sebelum…. bekerja

Tuhan memberikan kita potensi diri utk kita kembangkan,
salah satunya adalah pikiran,
kreatifitas… Inovatif… dan ide2 baru… yg Smart

Jangan pernah ijinkan keadaan apapun memenjarakan pikiran kita.

“Apa yg kita pikirkan menentukan apa tindakan kita.”

“Mulailah memikirkan sebuah kemenangan daripada sebuah kekalahan”

Berhati²lah, jangan sampai terperangkap dlm penjara pikiran NEGATIF.

Mulailah memikirkan hal2 POSITIF

Dan JANGAN menarik elemen NEGATIF ke pikiran Anda.

LARILAH dari pemikiran yg hanya akan membuat Anda

-Khawatir2,

-Ketakutan,

-Pesimis

dan tdk semangat… Putus Asa

ISILAH pikiran Anda dgn hal yg baik, hal hal yg menyenangkan,
dan hal hal yg menyemangati Anda dan siapa saja.

Everyday Always POSITIF Thinking and EVERY TIME BE HAPPY:)

Enam Gol Mengapa Allah Bapa Mengutus Yesus Datang ke Bumi


Enam gol mengapa Allah Bapa mengutus Yesus datang ke bumi adalah:

  1. To reintroduce the kingdom of God on earth through mankind. Untuk memperkenalkan kembali Kerajaan Allah di bumi lewat umat manusia.
  2. To restore the righteousness and holiness of mankind back to earth. Untuk mengembalikan kebenaran dan kekudusan dari umat manusia kembali ke bumi. Karena dosa, manusia telah kehilangan kebenaran dan kekudusannya di hadapan Tuhan.
  3. To restore the Holy Spirit back to man. Untuk menempatkan kembali Roh Kudus dalam diri manusia.
  4. To retrain mankind to think like God. Untuk melatih kembali manusia untuk berpikir serupa Allah.
  5. To restore God’s kingdom rulership on earth. Untuk mengembalikan kepemerintahan Kerajaan Allah di bumi lewat manusia. Allah ingin memerintah bumi, namun Dia sendiri tidak tertarik untuk kembali ke bumi, Dia mengatur agar kepemerintahanNya di bumi itu dieksekusi oleh manusia.
  6. To return the kingdom of heaven to God’s earthly kings. Untuk mengembalikan Kerajaan Sorga kepada raja-raja-Nya  di bumi.

Dari keenam poin ini, kita bisa melihat bahwa ternyata yang ada di dalam pikiran Allah adalah semata-mata mengenai hal Kerajaan, bukan agama, dan apa saja yang sorga kerjakan di bumi, itu semua terkait dengan kita. Yesus datang ke bumi tidak untuk membawa agama, melainkan untuk membawa Kerajaan. Satu-satunya pesan yang dibawa dan diberitakanNya adalah: Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat! Bertobatlah (repent), artinya ubahlah pola pikirmu, sebab Kerajaan Allah sudah datang! Repent, reintroduce, restore, restore, retrain, restore, return; dalam setiap kata ini digunakan awalan kata ‘re’ yang artinya kembali ke kondisi orisinil. Jadi tujuan Yesus datang ke bumi semuanya meliputi kembalinya umat manusia kepada kondisi orisinilnya, yaitu kondisi pada saat manusia ditempatkan di Taman Eden dimana manusialah yang memerintah atas planet bumi.

Yesus datang untuk membawa solusi bagi planet bumi yang saat ini sedang diperintah oleh sistem dunia/ kosmos yang membuat kondisi dunia kacau-balau. Dia datang untuk memperkenalkan kembali Kerajaan Allah, suatu sistem kepemerintahan yang di dalamnya tidak terdapat kekacauan, sakit-penyakit, kemiskinan dan sebagainya tetapi kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita. Yesus datang untuk merestorasi kebenaran dan kekudusan pada umat manusia. Yesus menangani dosa dengan cara Dia mati dan mencurahkan darah-Nya; darah-Nya membayar harga untuk penebusan dosa kita. Pada saat kita bertobat dan mengakui dosa, kita disucikan. Kita diberikan hati yang baru dan roh yang baru di dalam batin kita, dan posisi kita dikembalikan menjadi posisi yang benar di hadapan Allah. Yehezkiel 36:26-27, Yeremia 31, Ibrani 8, Ibrani 10.

Yesus datang untuk menempatkan kembali Roh Kudus dalam diri manusia. Pada mulanya manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah untuk mereka berkuasa atas bumi dan segala isinya (Kej. 1:26). Ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. (Kej. 2:7). Tuhan tempatkan diri-Nya ke dalam diri manusia, Dia tempatkan Roh-Nya yang menjadikan manusia sebagai makhluk yang hidup (living being) dan tidak sekedar makhluk; sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada (Kis. 17:28). Namun kemudian manusia jatuh dalam dosa, dan satu tindakan pelanggaran itu saja cukup untuk Roh Kudus meninggalkan manusia, karena Allah yang kudus tidak bisa berdiam dalam bejana yang sudah melakukan dosa.

Oleh karena itu karya terbesar yang Yesus lakukan pada waktu Dia berada di planet bumi ini bukanlah kayu salib ataupun kebangkitanNya, melainkan apa yang terjadi setelah kebangkitan itu (Yoh. 20:21-22). Yesus muncul di hadapan para murid, kata-Nya kepada mereka: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Lalu Dia melakukan tindakan yang sama seperti yang TUHAN Allah lakukan di Kejadian 2:7: Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus”; Yesus menempatkan kembali Roh Kudus ke dalam diri manusia. Dan Roh Kudus, Dialah kunci akses kita kepada Kerajaan Allah, penggenapan daripada Kerajaan Allah, kontak kita kepada Kerajaan Allah. Roh Kuduslah jawaban untuk segala sesuatu yang kita butuhkan, dan Bapa yang di sorga, yang jauh lebih baik daripada bapa di dunia yang meskipun jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anaknya, akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya (Lukas 11:13).

Yesus datang untuk melatih kembali manusia agar berpikir serupa Allah. Enam ribu tahun kita diperbudak oleh kegelapan, namun kemudian Roh Kudus datang dan membawa terang dalam hidup kita. Yesus melepaskan, menghantarkan kita dari kerajaan kegelapan ke kerajaan terang, tetapi Roh Kudus memerdekakan kita dari mentalitas berpikir kita yang lama yang berdosa, sebab Tuhan adalah Roh, dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan (Obaja 1:17, 21, 2 Kor. 3:17-18). Kita bisa sudah lahir baru, dan sebagai orang yang sudah lahir baru kita berada dalam garis keturunan Kerajaan, kita adalah pewaris takhta, tetapi kalau kita tidak memperbaharui pikiran kita, kita sedikit pun tidak berbeda dari seorang budak (Gal. 4:1-2). Disinilah peran Roh Kudus dalam  hidup kita untuk memerdekakan kita dari belenggu perbudakan. Roh Kudus akan menolong kita untuk melatih, mengkondisikan ulang cara kita berpikir, untuk kita menanggalkan pola pikir budak kita dan kembali kepada kondisi orisinil kita, kepada pola Adam berpikir sebelum dia jatuh dalam dosa. Sebab Roh Kudus, Dialah Roh Kebenaran, Roh yang memberikan kebenaran dan tidak pernah dusta, yang akan memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran (Yoh. 16:13). Dialah Penghibur: Penasehat, Penolong, Pengantara/ Pendoa Syafaat, Pembela, Pribadi yang menguatkan, Pribadi yang berdiri di samping kita yang akan mengajarkan segala sesuatu kepada kita, mendidik, menginstruksikan, mengingatkan kita (Yoh. 14:26);  apapun informasi yang ada pada Roh Kudus yang membuat Dia powerful dan yang membuat Yesus berhasil, itu akan diberikanNya kepada kita sehingga tidak ada di antara kita yang gagal.

Undanglah Roh Kudus dalam  hidup Anda, kehadiranNya hari demi hari dalam hidup kita adalah selagi kita mengundang Dia. Dan sementara Dia berdiam dalam diri kita, dan kita bercermin kepada firman Allah serta melakukan pembaruan sesuai dengannya, kita akan diubahkan semakin hari semakin serupa dengan Allah, dan dengan demikian kembali kepada kondisi orisinil kita sebagaimana Tuhan kehendaki kita pada mulanya.

Sumber: Pastor Indri Gautama

https://www.facebook.com/notes/indri-gautama/enam-gol-mengapa-allah-bapa-mengutus-yesus-datang-ke-bumi/10155262390685035