Bangkitlah Daniel-Daniel baru!


sumber : Note facebook Royanto Napitupulu

 “Daniel-Daniel baru akan bangkit di akhir jaman ini!” dan kita semua setuju. Kita memang harus setuju. Dan untuk itu kita perlu belajar lebih JUJUR tentang Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Aku menambahkan kata JUJUR untuk memberikan impression kepada Anda supaya Anda tahu bahwa ada sesuatu yang lebih dalam yang aku maksudkan.

Saat diajarkan tentang Daniel, maka para pengkotbah hampir selalu menyinggung masalah “hikmatnya yang sepuluh kali lipat” dan itu dikaitkan dengan “menjadi juara 1 dikelas, IP 4,02, menjadi yang terbaik di negeri!” Ok, anggaplah itu benar.

Tetapi lihatlah keempat orang itu. “Yang mananya” sebenarnya yang menaklukkan seluruh Babilonia dan semua jajahannya di bawah kaki Yehova, Allah Israel? Teman-teman, jawabannya adalah sikap TANPA KOMPROMINYA, bukan kepintarannya yang sepuluh kali lipat itu.

Banyak orang berkata,”Kita harus masuk ke dunia bisnis, ke pemerintahan, dsb untuk menjadi garam di sana!” Itu benar. Dan lebih baik Anda belajar lagi apa artinya menjadi garam. Mengapa? Karena sesampainya di sana, ternyata kalimat mereka berubah menjadi,”Kita harus cerdik seperti ular!“

Aku takutnya, Anda bukan “cerdik seperti ular” tapi telah menjadi ULAR. Sebutkanlah kata “berbelat belit” maka itu ada kaitannya dengan ular. Dan banyak Firman dalam Alkitab yang berkata,”Aku ngga suka, bahkan benci dengan orang-orang yang berbelat-belit!”

Ulangan 32:5  Berlaku busuk terhadap Dia, mereka yang bukan lagi anak-anak-Nya, yang merupakan noda, suatu angkatan yang bengkok dan belat-belit.

Ayub 5:13  Ia menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya sendiri, sehingga rancangan orang yang belat-belit digagalkan.

“Kita harus cerdik seperti ular” kata sebagian orang, tapi ternyata mereka jatuh ke dalam “berbelat-belit” dan Tuhan berkata dalam Yeremia “ketulusan mereka telah lenyap”.

Yeremia 7:28b “Ketulusan mereka sudah lenyap, sudah hapus dari mulut mereka.

Dan sikap seperti apakah, atau kualitas yang manakah dari keempat orang itu yang menaklukkan dunia oleh iman? TANPA KOMPROMI!

Daniel, teman-teman, BEGITU MENDENGAR peraturan dikumandangkan untuk melarang orang berdoa, DIA LANGSUNG PERGI BERDOA, seperti biasa. Dia tidak “cerdik seperti ular“. Lalu dia dimasukkan ke gua singa, dan banyak di antara kita mungkin berkata,”kurang hikmat, kurang hikmat! Kurang cerdik seperti ular“.

Sadrakh, Mesakh dan Abednego, teman-teman, masih saja tidak mau menyembah (berkompromi) patung buatan raja agung, Nebukadnezar, bahkan berani “memberi jawab” kepada raja yang sangat dihormati itu,”Tuhan kami sanggup tolong…. (terj. Bahasa Inggris Daniel 3:17)!” Mereka dilemparkan ke perapian yang dipanaskan 7 kali lipat itu, dan kita mengadakan rapat di kamar sebelah,”kurang berhikmat, kurang berhikmat! Kurang cerdik seperti ular!

Saya tahu pernyataan Anda sangat tulus dan jujur saat berkata,”Saya masuk ke perusahaan ini untuk menjadi garam dan terang!” Tetapi sadarilah dan cobalah tinjau kembali, apakah Anda mirip dengan Daniel, Sadrakh, Messakh dan Abednego, atau tidak. Karena kalau tidak, teman-teman, impianmu untuk menaklukkan perusahaan dan pemerintahan di bawah kaki Kerajaan Tuhan tidak akan pernah menjadi kenyataan.

Aku takut, Anda bukan bertanding dalam pertandingan iman, dan karenanya Anda kecewa, karena memang tanpa iman tidak mungkin Anda berkenan kepada Tuhan.

Saya tahu ini sangat idealis, tetapi Daniel bisa, dan “harus bangkit Daniel-Daniel baru di akhir jaman ini.”

Itulah tentang Daniel..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s