Apa Artinya Bahwa Kuasa Dosa itu Hukum Taurat?


Didalam 1Korintus 15:56, Rasul Paulus menulis, ” Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.”

Apa yang dimaksudkan disini? Mengapa Kuasa dosa adalah hukum Taurat? Bukankah Taurat itu baik? Dan mengapa yang baik bisa menjadi kuasa dosa?

Dalam Roma 7, Paulus menjelaskan hal ini dengan detail.

1. Pertama, Paulus berargumen bahwa hukum mengikat selama seseorang itu hidup; contohnya, suami istri terikat hukum pernikahan selama mereka hidup. Istri kalau suami mati, ia boleh menikah lagi. (Roma 7:1-3)

2.Kedua, selama kita hidup dalam Taurat, kita terikat dalam Taurat. Agar terbebas dari Taurat, kita harus mati bagi Taurat, demikian kita baru bisa menjadi milik Kristus. Perhatikan disini, Paulus menggunakan ilustrasi pernikahan. Selama kita menikah dengan Taurat, kita terikat Taurat; kalau Taurat itu mati, maka kita bebas menikah lagi, yakni dengan Kristus Yesus (hukum anugrah). (Roma 7:4)3. Ketiga, Paulus menjelaskan 2 kondisi manusia:

a. Orang yang hidup didalam Taurat melakukan dosa karena dirangsang oleh hukum Taurat. (Roma 7:5)

b. Orang yang hidup didalam Anugrah, hidup karena Roh Kudus, maka terbebas dari “rangsangan” hukum Taurat untuk berbuat dosa. (Roma 7:6)4. Pertanyaan, jika Taurat itu baik, mengapa bisa merangsang orang berbuat dosa? Apakah Taurat itu dosa? Paulus menjawab: bukan.

Rom 7:7  Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: “Jangan mengingini!”

Jadi Fungsi hukum Taurat dalam diri orang berdosa adalah mengenalkan akan dosa. Bukan berarti orang berdosa sebelum ada hukum Taurat tidak berbuat dosa, tetapi mereka tidak akan sadar dengan sendiri bahwa itu dosa. Misalnya, Paulus memberi contoh, “Jangan mengingini milik sesamamu.” Orang berdosa tidak pernah akan menyadari bahwa ketamakan adalah dosa. Orang berdosa tidak akan menyadari dengan sendirinya, bahwa kemarahan pada sesama adalah dosa (Matius 5:22).

Taurat mengenalkan dosa dengan membangkitkan berbagai macam keinginan.

Rom 7:8  Tetapi dalam perintah itu dosa mendapat kesempatan untuk membangkitkan di dalam diriku rupa-rupa keinginan; sebab tanpa hukum Taurat dosa mati.

Didalam Taurat, dosa memanfaatkan kesempatan untuk menipu orang berdosa.

Rom 7:11  Sebab dalam perintah itu, dosa mendapat kesempatan untuk menipu aku dan oleh perintah itu ia membunuh aku.

Maksudnya demikian: misal perintah itu mengatakan, “Jangan berzinah.” Orang berdosa berpikir, jika tidak melakukan hubungan seks diluar nikah, maka dengan sendirinya telah melakukan hukum ini. Tetapi mereka salah, karena perintah ini jauh lebih dalam dari yang mereka pikirkan. Yesus menjelaskan perintah ini, dengan mengatakan, Mat 5:28  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

Orang-orang Yahudi ditipu oleh dosa. Mereka berpikir Taurat adalah suatu perintah yang bisa ditaati secara penuh dengan kekuatan sendiri. Dan mereka berpikir jika telah melaksanakan Taurat yang begitu rumit, mereka dengan sendiri nya akan diselamatkan; tetapi mereka salah, mereka tertipu oleh dosa (bukan oleh Taurat), sehingga yang mereka dapatkan adalah kematian, bukan keselamatan. Mereka bisa tertipu oleh dosa; karena mereka tidak mengerti fungsi hukum Taurat, yakni mengenalkan akan dosa dan menuntun manusia kepada anugrah didalam Yesus Kristus.

Kesimpulan:  dosa mempergunakan Taurat yg baik, untuk mendatangkan kematian.

Rom 7:12  Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.

Rom 7:13  Jika demikian, adakah yang baik itu menjadi kematian bagiku? Sekali-kali tidak! Tetapi supaya nyata, bahwa ia adalah dosa, maka dosa mempergunakan yang baik untuk mendatangkan kematian bagiku, supaya oleh perintah itu dosa lebih nyata lagi keadaannya sebagai dosa.

1Korintus 15:56  Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.

1. Dosa mendatangkan maut.

2. Dosa menggunakan Taurat untuk mendatangkan maut. Inilah arti kuasa dosa adalah hukum Taurat.

Jadi bayangkan dosa adalah algojo. Ditangan algojo adalah pedang hukum Taurat. Dengan pedang hukum Taurat itu, algojo dosa menebas kepala orang berdosa.

Semoga membantu pengertian.

Philip Can,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s